Posts filed under 'jejak'

Di Surgalah Kita Bersua

Dari Rajâ` bin ‘Umar an-Nakha’iy, dia berkata: “Di Kufah ada seorang pemuda berparas tampan, sangat rajin beribadah dan sungguh-sungguh. Dia juga termasuk salah seorang Ahli Zuhud. Suatu ketika, dia singgah beberapa waktu di perkampungan kaum Nukha’ lalu -tanpa sengaja- matanya melihat seorang wanita muda mereka yang berparas elok nan rupawan. Ia pun tertarik dengannya dan akalnya melayang-layang karenanya. Rupanya, hal yang sama dialami si wanita tersebut. Pemuda ini kemudian mengirim utusan untuk melamar si wanita kepada ayahnya namun sang ayah memberitahukannya bahwa dia telah dijodohkan dengan anak pamannya (sepupunya). Kondisi ini membuat keduanya begitu tersiksa dan teriris.”

Lalu si wanita mengirim utusan kepada si pemuda ahli ibadah tersebut berisi pesan: “Sudah sampai ke telingaku perihal kecintaanmu yang teramat dalam kepadaku dan cobaan ini begitu berat bagiku disertai liputan perasaanku terhadapmu. Jika berkenan, aku akan mengunjungimu atau (lagi…)

Add comment 3 Mei 2009

Cerita Dari Perang Yarmuk

“Wahai Hamba Allah, bantulah agama Allah, pasti Ia akan membantu kalian dan mengokohkan kaki kalian. Sesungguhnya janji Alloh adalah benar. Wahai kaum muslimin, bersabarlah kalian. Sesungguhnya kesabaran akan menyelamatkan kalian dari kekufuran dan membuat ridha Rabb kalian dan menjauhkan kalian dari celaan. Jangan sampai kalian meninggalkan tempat dan jangan memulai maju menyerbu mereka. Tetapi seranglah mereka dahulu dengan panah, dan berlindunglah kalian dengan perisai kalian. Perbanyak diam kecuali dzikir kepada Alloh dalam diri kalian, hingga aku mengintruksikan sesuatu kepada kalian, insya Alloh.”

Perkataan di atas merupakan nasihat Abu Ubaidah kepada kaum muslimin dalam Perang Yarmuk yang terjadi pada tahun 13 H, yakni pada masa pemerintahan khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq. Perang Yarmuk adalah perang antara Muslim Arab yang dipimpin oleh Khalid bin Walid dengan Kekaisaran Romawi Timur yang dipimpin oleh Tazariq. Pertempuran ini oleh beberapa sejarawan, dipertimbangkan sebagai salah satu pertempuran penting dalam sejarah dunia, karena perang ini menandakan gelombang besar pertama penaklukan Muslim di luar Arab, dan cepat masuknya Islam ke Palestina, Suriah, dan Mesopotamia yang rakyatnya menganut agama Nasrani.

Pada peperangan ini Khalid bin Walid membawa 30.000 hingga 40.000 pasukan. Jumlah tersebut merupakan jumlah pasukan Muslim terbesar yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Arab. Saif bin Umar meriwayatkan dengan sanadnya dari para gurunya, bahwa dalam tentara kaum muslimin terdapat 1000 orang sahabat nabi, 100 dari mereka adalah pasukan yang ikut dalam perang Badar.

Sedangkan di pihak Romawi, jumlahnya jauh lebih besar daripada pasukan Muslim. Pada peperangan ini tentara Romawi keluar dalam jumlah yang tidak pernah terjadi sebelumnya, yakni sebanyak 240.000 personil pasukan. Terdiri dari 80.000 pasukan diikat dengan rantai besi, 80.000 pasukan berkuda dan 80.000 pasukan infantri. Mereka juga membawa para pendeta, uskup, maupun pihak gereja untuk memberikan motivasi kepada pasukan agar agama Nasrani menang.

Namun, jumlah musuh yang lebih banyak tidak membuat gentar Khalid dan pasukannya. Mereka terus berjuang melawan orang-orang kafir. Abu Hurairah memberi semangat kepada para tentara dan berkata: “Berlombalah kalian mengejar para bidadari surga dan untuk bertemu Rabb kalian di surga yang penuh kenikmatan. Sesungguhnya Rabb kalian sangat cinta kepada kalian dalam situasi dan kondisi seperti ini. Ingatlah bahwa orang-orang yang bersabar memiliki kemuliaan yang khusus.” Akhirnya, dengan pertolongan Allah, perang yang dahsyat ini dimenangkan oleh pasukan Muslim. Tazariq, saudara Heraklius yang menjadi panglima tertinggi pasukan Romawi, terbunuh dalam peperangan ini.

Kaisar Romawi, Heraklius, ketika berada di Anthakiyah bertanya kepada para pasukannya apa yang menyebabkan mereka kalah perang, padahal jumlah mereka lebih banyak berlipat ganda dari jumlah pasukan kaum Muslim. Maka salah seorang yang dituakan dari mereka menjawab: ”Kami kalah disebabkan mereka shalat di malam hari, berpuasa di siang hari, mereka menepati janji, mengajak kepada perbuatan ma’ruf, mencegah dari perbuatan mungkar dan saling jujur sesama mereka. Sementara kita gemar minum khamr, berzina, mengerjakan segala yang haram, menyalahi janji, menjarah harta, berbuat kezhaliman, menyuruh kepada kemungkaran, melarang dari apa-apa yang diridhai Allah, dan kita selalu berbuat kerusakan di bumi.” Mendengar jawaban itu Heraklius berkata: “Engkau telah berkata benar.”

Allah pasti akan menolong orang-orang yang menolong agamaNya. Sebaliknya Dia pasti akan menghinakan orang-orang yang kafir terhadapNya. Sesungguhnya kalian tidak akan dikalahkan karena jumlah kalian yang sedikit, tetapi kalian akan dikalahkan disebabkan dosa-dosa kalian…” (Abu Bakar ash-Siddiq, dalam suratnya menjelang Perang Yarmuk)

1 comment 22 Maret 2009


Dari Redaksi

Alhamdulillah atas segala kemudahan dan nikmat yang telah diberikan oleh Allah Jalla Jalaluhu sehingga lahirlah blog ini. Didalam blog milik Bang Udin ini, insya allah Bang Udin akan menampilkan artikel di majalah izzuddin yang pernah terbit. Afwan blog ini isinya masih minim karena blog ini masih dalam pengembangan.Semoga 'Izzuddin kecil nan mungil ini bisa memberikan inspirasi , manfaat, ilmu, dan kenangan indah bagi shohibuddin. Jangan lupa tinggalkan pesan antum di buku tamu ya ! Assalamu'alaykum .

Download Majalah 'Izzuddin

Download Majalah 'Izzuddin edisi 69

Pilih Halaman

Tulisan Favorit

Artikel Gressh !

Komentar Terakhir

Agus Suhanto di Info Kajian : Ustadz Dzulqarna…
lisda pettalolo di Buku Tamu
fauza di Wahai Wanita sang Perhiasan…
fauza di Wahai Wanita sang Perhiasan…
cleoditra di Buku Tamu

RSS Download Kajian

RSS Artikel Islam

RSS Muslimah

Shohibuddin on Facebook

Shohibbudin Group di Facebook

Yang Online



Kajian.Net

Pengunjung

Untuk Admin