Mari Sebarkan Salam !
17 Oktober 2009
Satu kebiasaan yang ringan namun bisa jadi jarang diterapkan di tengah masyarakat kita adalah menyebarkan salam. Padahal banyak buah kebaikan yang bisa dipetik dari ucapan yang mengandung muatan do’a ini.
Salah satu hal yang penting dalam kehidupan masyarakat muslim adalah menyebarkan salam. Karena dengannya akan tumbuh rasa saling cinta di antara mereka, biarpun tidak saling mengenal.
Betapa banyak kita temui anjuran Rosululloh shalallahu alaihi wassalam kepada kita untuk menyebarkan salam. Sebagaimana Rosululloh bersabda:
“ ‘Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada enam.’ Beliau pun ditanya: ‘Apa saja, ya Rosululloh?’ Jawab beliau: ‘Jika engkau bertemu dengannya, ucapkan salam kepadanya. Jika dia memanggilmu, penuhi panggilannya. Jika dia meminta nasihat kepadamu, berikan nasihat kepadanya. Jika dia bersin lalu memuji Alloh, do’akanlah dia. Jika dia sakit, jenguklah dia, dan jika dia meninggal, iringkanlah jenazahnya.’ ” [HR. Al-Bukhori]
Dinukilkan pula oleh Abu Huroiroh d bahwa beliau shalallahu alaihiu wassalam bersabda:
“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan tidak akan sempurna iman kalian hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” [HR. Muslim]
Al-Imam An-Nawawi rohimahullohu menjelaskan, dalam hadits ini terdapat anjuran kuat untuk menyebarkan salam dan menyampaikannya kepada seluruh kaum muslimin, baik yang engkau kenal maupun yang tidak engkau kenal.
Beliau juga menjelaskan bahwa ucapan salam merupakan pintu pertama kerukunan dan kunci pembuka yang membawa rasa cinta. Dengan menyebarkan salam, semakin kokoh kedekatan antara kaum muslimin, serta menampakkan syi’ar mereka yang berbeda dengan para pemeluk agama lain. Di samping itu, di dalamnya juga terdapat latihan bagi jiwa seseorang untuk senantiasa berendah diri dan mengagungkan kehormatan kaum muslimin yang lainnya.
Banyak nukilan ucapan para salaf kita yang sholih yang menunjukkan keutamaan mengucapkan salam. Di antaranya dari ‘Abdulloh bin Mas’ud radiyallhuanhu:
“Sesungguhnya As-Salam adalah salah satu nama Alloh yang Alloh letakkan di bumi, maka sebarkanlah salam di antara kalian. Sesungguhnya bila seseorang mengucapkan salam kepada suatu kaum, lalu mereka menjawab salamnya, maka dia memiliki keutamaan derajat di atas mereka karena dia telah mengingatkan mereka dengan salam. Dan bila tidak dijawab salamnya, maka akan dijawab oleh makhluk yang lebih baik darinya.” [HR. Al-Bukhori dalam Al-Adabul Mufrod, dikatakan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rohimahullohu]
Rosululloh shalallahu alaihi wassalam bersabda:
“Sebarkanlah salam, niscaya kalian akan selamat.” [HR. Ahmad, Hasan]
Maksudnya di sini, kalian akan selamat dari sikap saling menjauh dan pemutusan hubungan, serta akan langgeng rasa saling cinta di antara kalian. Hati kalian pun akan bersatu, dan hilanglah permusuhan serta pertikaian. Inilah tuntunan Islam dalam mempererat hubungan persaudaraan di antara kaum muslimin. Tentunya, harus kita tinggalkan kebiasaan-kebiasaan yang jauh dari tuntunan Rosululloh shalallahu alaihi wassalam. Sebagai gantinya, menghidupkan sunnah yang demikian benderang ini dalam kehidupan kita. Setelah mengetahui keutamaan amalan ini serta pentingnya dalam kehidupan masyarakat muslimin, tentu tak layak bila kita remehkan.
Wallohu ta’ala a’lam bish-showab.
Entry Filed under: adab islami. Tag: adab, akhlaq.



Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed